Tuesday, December 1, 2015

Sembuh dari Cedera

Setelah ikutan lari Jakarta Marathon 2015 yang lalu, saya cedera: jempol kaki kiri dan tumit kaki kanan. Jempol kaki kiri terasa sakit mulai Selasa, 2 hari setelah race. Sakitnya terasa kalau jempolnya ketekuk, misal lagi jalan kaki. Juga terasa panas jika pakai sepatu. Kemudian dari hari ke hari kukunya berubah warna. Pertama keungu-unguan dan kecil/sedikit, lama kelamaan hampir semua kukunya berubah menjadi ungu dan kemudian hitam. Pengobatannya tidak ada, karena di beberapa website dan grup facebook disaranin untuk dibiarkan saja.


Kiri-kanan: 8 Nov, 9 Nov, 13 Nov, 29 Nov.

Foto tanggal 8 Nov masih ungu dan 9 Nov mulai menghitam. Sementara 13 Nov seperti ada rongga antara darah hitam dan kuku. Terakhir, foto 29 Nov setelah gunting kuku. Setelah menggunting kuku, kaki dicuci dengan air dan darah bekunya mencair lalu terbuang. Jadi selama ini darah beku di bagian dalam kuku ketahan sama darah beku di ujung kuku. Sekarang lebih dari 3/4 kukunya terpisah dari daging, tapi tidak terlepas karena "ditahan" sama pangkal kuku yang dari awal memang tidak ikut bermasalah.

Cedera lainnya adalah telapak kaki di bagian tumit. Minggu 25 Okt race Jakarta Marathon, Senin libur mendadak karena badannya ngilu semua hahaha, dan Selasa masuk kerja. Kalau jalan kaki, telapak kaki di bagian tumit terasa sakit. Mulai Rabunya saya pakai ankle support
setiap bepergian. Begitu selama 10-11 hari. Half Marathon 2XU Compression Run 15 Nov yang lalu pun batal. Pengobatannya, itu juga kalau bisa disebut pengobatan, dipijat pakai minyak akar dari Kalimantan. Telapak kakinya juga di-treatment dengan menggerakkan bola kasti. Treatment ini katanya untuk melemaskan otot-otot telapak kaki yang dipaksa kerja keras selama marathon.

Total selama 5 minggu beristirahat. Pada 2 minggu pertama benar-benar istirahat tanpa ada lari. Mulai minggu ke-3 antara Sabtu atau Minggu, mencoba lari untuk ngetes kakinya masih sakit atau tidak. Hasilnya, setelah lari santai 4-5K sakitnya terasa lagi dan langsung berhenti. Hingga Minggu kemarin, 29 Nov, bisa lari 8K tanpa terasa sakit sama sekali. Di situ sangat menikmati larinya juga keringatannya.

Pelajaran dari cedera ini adalah: rasa sakit adalah sinyal kalau ada masalah pada bagian tubuh yang terasa sakit. Waktunya beristirahat dan mencari informasi bagaimana langkah pemulihannya. Tetap tenang. Kemungkinan banyak orang yang sudah mengalami hal yang sama, dan dengan baik hati berbagi cara pemulihan yang mereka jalani. Selama memungkinkan silahkan dicoba. Dokter harusnya pilihan terakhir (menurut saya).

Stay fit. Mari lari.

No comments:

Post a Comment